Tragedi Palestina Bencana Kemanusiaan Dunia

0
18
palestina tragedi kemanusiaan

Persmerdeka.com – Tragedi Palestina bulan ini menjadi tragedi bencana kemanusiaan dunia. Israel memberondong mereka dengan prajurit yang digaji tinggi dan persenjataan lengkap yang bukan hanya digunakan untuk membunuh pejuang HAMAS, tetapi juga penduduk sipil seperti anak-anak yang tidak bersalah. Korban yang kebanyakan adalah anak kecil bertumpuk di Rumah Sakit. Bahkan di sekitarnya pun masih tidak luput dari tembakan rudal Israel.

Sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Palestina, Negara RI tampak kurang greget menanggapi konflik.

Dulu Soekarno pernah menolak peluang untuk mengikuti ajang piala dunia karena salah satu partisipannya adalah Israel. Ditambah lagi, Presiden Soekarno adalah penggagas konferensi Asia Afrika yang bertujuan untuk memerdekakan sejumlah negara, termasuk Palestina.

Bencana kemanusiaan Palestina pun menjadikan Palestina sebagai negara utama yang mendapatkan perhatian penuh dari berbagai negara. Donasi yang mengalir dengan cepat adalah sebuah indikator bahwa kesadaran penduduk dunia akan rasa peri kemanusiaan sedang bangkit.

Palestina bukan hanya simbol penjajahan dan bencana kemanusiaan, namun juga simbol dari kebangkitan serta ketegaran. Sekalipun, Gaza telah diblokade di berbagai sektor kebutuhan vital. Meskipun begitu, perjuangan mereka masih mampu memberikan ketakutan bagi Israel.

Pada akhirnya, kita berharap Indonesia dapat memberikan dukungan kemanusiaan layaknya Turki, Qatar, Yordania, dan lainnya.

Bendera kemanusiaan penduduk dunia sangat besar dan menjadi kekuatan nyata dalam menyuarakan peri kemanusiaan untuk umat manusia itu sendiri. Sekalipun, saat ini beberapa kepala negara tidak menanggapi persoalan Palestina secara serius seperti di Indonesia.

Indonesia dan Palestina adalah rangkaian sejarah tentang persahabatan yang panjang. Diawali dari perjuangan menuju pembebasan negeri dari pola-pola kerakusan, kelicikan yang telah menyebabkan sebuah negeri terkena bencana kemanusiaan.

Indonesia memiliki dasar falsafah negara yang patut diterapkan oleh seluruh manusia di berbagai belahan bumi. Peri kemanusiaan yang terdapat di butir ke dua Pancasila adalah suatu pandangan hidup yang berlaku untuk sesama.

Peri kemanusiaan yang adil dan beradab bukan hanya menjadi harapan Bangsa Indonesia, namun harapan dari seluruh umat manusia di muka bumi ini. Tragedi kemanusiaan di Palestina memperlihatkan dengan jelas, apa sesungguhnya yang diinginkan oleh umat manusia yaitu; Keadilan, Kedamaian dan kesejehateraan dalam nilai-nilai kemanusiaan yang sama.

Oleh. Farkhan Evendi (Ketua Umum Bintang Muda Indonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here