Qadari Cs Mau Jokowi 3 Periode, Prof Musni: Merusak Demokrasi

0
1

Persmerdeka.com – Wacana Jokowi lanjut 3 periode sebagai Presiden RI dimunculkan M. Qadari bersama relawan Jokowi-Prabowo (JokPro) lainnya. Seiring wacana itu, kritikan bermunculan karena wacana 3 periode dinilai melanggar konstitusi.

Terkait itu, sosiolog Prof Musni Umar heran dengan kemunculan wacana 3 periode tersebut. Beberapa kali ia juga melalui media sosial Twitternya, menyampaikan pandangan kritisnya. 

Musni menyoroti wacana ini muncul lagi di tengah kasus COVID-19 yang melonjak. Ia menilai wacana ini diduga rekayasa karena untuk mengalihkan perhatian di tengah pandemi. 

Menurut dia, konstitusi saat ini yang menetapkan Presiden RI maksimal menjabat dua periode atau 10 tahun sudah cukup. Ia membandingkan dengan Amerika Serikat yang mengatur presiden hanya dipilih setiap empat tahun. Setelah itu, petahana bisa maju lagi.

“Bagi saya cukup memadai itu 10 tahun. Ditambah lagi kalau 3 periode harus mengubah UUD 1945. Jadi, itu merusak demokrasi. Demokrasi yang kita perjuangkan berdarah-darah itu melalui Reformasi 1998 itu membahayakan perubahan atau amandemen UUD 1945,” ujar Musni kepada Persmerdeka.com, Senin, 21 Juni 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here