Presiden Jokowi Akui AHY Ketum Demokrat, Pengamat Sarankan Moeldoko Bikin Partai Baru

0
31
jokowi akui AHY ketum Demokrat
Presiden Jokowi saat mengucapkan selamat ulang tahun kepada Demokrat pimpinan AHY

PersMerdeka.com – Pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand), Asrinaldi menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya mengakui Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum (ketum) Partai Demokrat.

Menurut Asrinaldi, Presiden Jokowi tidak mengakui kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko hasil kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Maret lalu.

Hal tersebut dibuktikan lewat vidio ucapan selamat dari Jokowi saat Partai Demokrat berulang tahun yang ke-20 yang disiarkan pada tanggal 9 September 2021 lalu.

“Yang diakui itu ialah kubu AHY. Jadi, memang tidak ada alasan bagi Presiden Jokowi untuk mengakui KLB Deli Serdang yang tidak diakui negara,” kata Asrinaldi, Senin (13/9)

Dirinya menilai sikap tersebut diambil Presiden Jokowi yang mengakui AHY sebagi ketum Demokrat karena tak mau konflik di internal  berlarut-larut. Arisnaldi mengatakan harusnya kubu Moeldoko memahami hal tersebut.

“Semestinya kubu Moeldoko harus paham bahwa yang direstui atau yang memang diakui oleh pemerintah itu kubu AHY,” tegas Asrinaldi.

Lebih lanjut, ia menyarankan agar Moeldoko bisa legawa dan menunggu masa kepemimpinan AHY di Partai Demokrat itu habis. Lalu mengikuti mekanisme kongres mencalonkan diri sebagai ketua umum.

Jika Moeldoko memang tidak sabar menunggu habis jabatan AHY karena ingin kontestasi pada 2024 mendatang, Arisnaldi menyarankan  untuk membuat parpol baru.

“Atau barangkali mau ikut kontestasi menjelang pemilu ini, ya, buat parpol,” ucapnya.

Jika memang Moeldoko mengaku memiliki dukungan yang kuat dari berbagai daerah dari kader Demokrat, dirinya menyarankan untuk membaut partai Demokrat Perjuangan.

“Carilah massanya kalau seperti itu (punya dukungan, red). Buat saja namanya Demokrat Perjuangan atau apa begitu,” tuturnya.

Seperti diketahui Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Partai Demokrat. Jokowi menyebut Demokrat sudah 20 tahun berkiprah dan menjadi bagian penting perjalanan demokrasi di Indonesia.

“Selama 20 tahun berkiprah di panggung politik Indonesia, Partai Demokrat telah menjadi bagian penting dalam perjalanan demokrasi di Indonesia. Menjadi bagian dalam menjaga perdamaian, menjadi bagian dalam menjaga persatuan dan menjaga kesatuan, serta menjadi bagian dalam memperjuangkan keadilan, kesejahteraan, dan pembangunan yang berkelanjutan,” kata Jokowi dalam videonya yang diputarkan di acara HUT ke-20 Demokrat, Kamis (9/9).

Jokowi mengatakan Partai Demokrat telah ikut bekerja sama membantu meringankan beban rakyat di masa pandemi ini. Dia berharap momen ini bisa terus terjaga dan menjadi dasar untuk melakukan lompatan jauh ke depan.(JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here