Mengenang Mertua di Pemakaman, SBY : We Will Always Remember

0
4
SBY di pemakaman mertua

PersMerdeka.com – Suasana duka menyelimuti kompleks pemakaman mertua Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sunarti Sri Hadiyah Sarwo Edhie Wibowo, dimakamkan di Purworejo, Jawa Tengah, hari ini.

Sejumlah pejabat dan kerabat pun ikut mengiringi pemakaman almarhumah termasuk SBY.
Setelah dibawa dari Jakarta ke Purworejo melalui jalur darat, jenazah almarhumah tiba di kompleks permakaman keluarga Sarwo Edhie Wibowo di Kelurahan Pangen Juru Tengah, Kecamatan Purworejo. Jenazah tiba pada Selasa (21/9) pagi sekitar pukul 09.40 WIB.

Sejumlah kerabat dan pejabat pun hadir termasuk SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) hingga mantan Wakil Presiden Budiono. Jenazah almarhumah dimakamkan persis di samping makam sang suami, Sarwo Edhie Wibowo.

“Kami keluarga besar Sarwo Edhie Wibowo sungguh berduka karena sosok yang sangat kami cintai, ibu dari putra putrinya, eyang dari cucu-cucunya dan eyang buyut dari para cicitnya yakni Hajah Sunarti Sri Hadiyah atau ibu Ageng telah berpulang ke rahmatullah menghadap Sang Khalik kemarin pada tanggal 20 September 2021 dengan tenang di Jakarta,” kat SBY dalam sambutannya di tengah prosesi pemakaman, Selasa (21/9/2021).

SBY juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Tak lupa, dia juga mengenang ketika dulu menghadiri pemakaman Sarwo Edhie Wibowo di tempat yang sama.

“Di tempat ini 32 tahun yang lalu tanggal 10 November 1989 tepat di hari Pahlawan Bapak Sarwo Edhie Wibowo dimakamkan dalam upacara militer yang khidmat. Saya masih ingat mewakili keluarga saat sambutan prosesi pemakaman. Almarhum Sarwo Edhie memiliki darah pejuang, darah patriot. Itulah sosok Jenderal Sarwo Edhie Wibowo,” kenangnya.

“Ibu Ageng juga memiliki darah pejuang. Sebagai istri yang baru menikah waktu itu mendampingi sang suami dalam perang gerilya perang kemerdekaan, untuk melindungi sang suami dari tentara kolonial. Ibu Sarwo Edhie sudah terlibat aktif mempertahankan kedaulatan NKRI,” imbuhnya.

Karakter itulah yang menurut SBY patut dicontoh oleh anak keturunan, kerabat bahkan warga bangsa Indonesia. Semua kebaikan almarhumah, SBY menambahkan, akan selalu dikenang selamanya.

We will always remember, hiduplah dengan tenang di sisi Allah. Semoga Allah mempertemukan dengan orang tua Ibu Ageng, suami tercinta, Ibu Ani Yudhoyono dan Pramono Edhie Wibowo. Sekali lagi selamat jalan Ibu Ageng. Pada saatnya Ibu bertemu dengan mereka yang Ibu sayangi dan menyayangi Ibu,” pungkasnya.(JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here