Kubu Moeldoko Pasti Kalah, Ricky Kurniawan : Harusnya Dia Malu dan Minta Maaf

0
66

PersMerdeka.com – Deputi Bakomstra DPP Partai Demokrat, Ricky Kurniawan mengatakan bahwa kubu Moeldoko pasti kalah di PTUN.

Dirinya berkeyakinan bahwa kubu KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko akan kalah dalam PTUN berdasarkan bukti-bukti yang sudah masuk ke pengadilan.

Dirinya menegaskan bukti dari Moeldoko tidak nyambung dengan materi gugatan.

“Bagaimana mau menang kalau bukti-bukti yang mereka bawa tidak nyambung dengan materi tuntutan,” tutur Ricky, Selasa (21/9).

Dirinya mengatakan bahwa pelaksanaan dari Kongres Luar Biasa di KLB saja sudah menyalahi aturan dan ilegal.

“Putusan Kemenkumham sudah jelas, pelaksanaan KLB Deli Serdang itu ilegal. Oleh karena itu mereka menolak mengesahkan hasil dari KLB tersebut,” tuturnya.

Ricky mengatakan, seharusnya Moeldoko malu dan minta maaf kepada Ketua Umum Partai Demokrat yang sah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kepada Susilo Bambang Yudhoyono.

“Harusnya setelah ditolak oleh Kemenkumham tuh Moeldoko meminta maaf kepada pak SBY dan mas AHY. Ini malah terus bikin rusuh bahkan sewa buzzer buat naikin trending topik,” jelas Ricky.

Politisi Demokrat ini menganggap Moeldoko sebagai orang yang tak tahu diri. Menurutnya, SBY turut membesarkan Moeldoko namun bukan berterimakasih malah melakukan pembegalan.

“Bukanya berterimaksih kepada pak SBY, Moeldoko malah melakukan pembegalan terhadap Demokrat. Ini namanya air susu dibalas air tuba,” tukasnya.

Seperti diketahui Ketua Majelis Tinggi Partai Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku merasa bersalah karena pernah memercayai dan memberikan jabatan kepada Moeldoko ketika masih menjadi presiden.

Dalam era kepemimpinan Presiden SBY, Moeldoko pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI AD (KSAD).

Tiga bulan kemudian, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) itu diusulkan SBY sebagai calon Panglima TNI ke DPR menggantikan Agus Suhartono.

“Rasa malu dan rasa bersalah saya, yang dulu beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepadanya. Saya memohon ampun ke hadirat Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesalahan saya itu,” ujar SBY dalam konfrensi pers yang digelar di kediaman pribadinya, Puri Cikeas, Bogor, Jumat (5/3/2021).

Hal itu disampaikan SBY menanggapi terpilihnnya Moeldoko sebagai ketua umum versi kongres luar biasa (KLB) kubu kontra-AHY, di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat siang.

SBY mengatakan, Moeldoko selalu membantah terlibat dalam upaya kudeta kepemimpinan Demokrat hingga akhirnya menerima jabatan ketua umum di KLB.

 

Menurut SBY, banyak pihak merasa tidak percaya bahwa Moeldoko bersekongkol dengan orang dalam Partai Demokrat dan tega melakukan kudeta.

“Sebuah perebutan kepemimpinan yang tidak terpuji jauh dari sikap kesatria dan nilai-nilai moral. Dan hanya mendatangkan rasa malu, bagi perwira dan prajurit yang pernah bertugas di jajaran TNI,” ujar SBY.(JN)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here