Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar Perjuangkan Bantuan Pembangunan RSUD Bogor Utara

0
26
RSUD Bogor Utara

PersMerdeka.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat Asep Wahyuwijaya bersyukur Pemkab Bogor bisa segera melelang proyek pembangunan RSUD Bogor Utara di Desa Cogrek, Kecamatan Parung.

“Kami selaku wakil rakyat Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Bogor bersyukur karena proyek pembangunan RSUD Bogor Utara bisa segera dilelang, karena kalau gagal maka kita belum tau kapan lagi akan mendapatkan bantuan keuangan dari Pemprov Jawa Barat karena seperti kita ketahui pendapatan asli daerah (PAD) Jawa Barat juga sedang minus,” ucap Asep.

Dia menuturkan, dengan terlelangnya proyek insfrastruktur di bidang kesehatan ini, maka tak ada alasan anggaran bantuan keuangan tersebut terkena refocusing oleh Pemprov Jawa Barat.

“Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum akan memimpin rapat refocusing APBD tingkat I, dengan alasan bahwa dengan terlaksananya proyek pembangunan RSUD Bogor Utara maka anggaran proyek ini tidak terkena recofusing,” tuturnya.

Asep melanjutkan pasca terealisasinya pembangunan RSUD Bogor Utara pada tahun ini, ia dan rekan sejawat akan memperjuangkan lagi permohonan bantuan keuangan anggaran untuk rumah sakit tersebut.

“Untuk menuntaskan pembangunan fisik Gedung RSUD Bogor Utara itu dibutuhkan prakiraan dana atau anggaran sebesar Rp600 miliar, kami siap secara bertahap akan memperjuangan bantuan keuangannya dari Pemprov Jawa Barat,” tukas Asep.

Walaupun sertifikat lahan prasarana sarana utilitas (PSU) lahan RSUD Parung masih berjalan, Pemkab Bogor pada pekan ini akan segera melelang proyek pembangunan rumah sakit tersebut dengan pagu anggaran Rp 112 Miliar.

“Karena waktu pelaksanaan pembangunan butuh waktu 6 bulan dan pensertifikatan lahan PSU dari penyerahan PT Karunia Mina Sejahtera sedang berproses di Kantor Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor maka kami berani melelang proyek pembangunan RSUD Bogor Utara pada pekan ini,” kata Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Dia berharap proyek pembangunan RSUD tersebut tidak mangkrak seperti yang terjadi pada proyek pembangunan Gedung MDGs RSUD Ciawi pada 2020 lalu.

“Tentunya kami berharap kejadian di proyek pembangunan Gedung MDGs Ciawi tidak terulang di proyek pembangunan RSUD Parung, yang berakibat kita harus mengembalikan bantuan keuangan dari Pemprov Jawa Barat sebesar Rp 112 miliar lalu kembali menganggarkannya melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II,” harapnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here