Kecam Tindakan Israel, AHY Serukan Semua Pihak Menahan Diri

0
5

Permerdeka.com – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengecam tindakan anarkis pasukan bersenjata Israel.

“Saya mengecam keras tindakan anarkis pasukan bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa, serta serangan-serangan yang terus dilancarkan Israel kepada warga Palestina. Cara kekerasan, sampai melukai warga sipil yg tdk bersenjata, bahkan sedang beribadah sangat menyakiti kita semua, khususnya umat Islam,” ungkap AHY dalam akun twitternya, Selasa (11/5).

Dirinya menegaskan atas nama kemanusiaan dan hukum humaniter internasional hal ini tidak bisa dibenarkan.

AHY menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri. Solusi damai dua negara, hanya bisa terwujud dengan cara-cara damai.

“UUD 1945 menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa, tidak terkecuali bagi bangsa Palestina,” tukasnya.

Israel mengatakan bahwa mereka telah menggempur 130 target militer di Gaza dalam serangan balasan roket Hamas.

Militer Israel menyebut serangan balasan itu menewaskan 15 militan Hamas dan Jihad Islam.

“Kami telah menyerang 130 sasaran militer yang sebagian besar dimiliki oleh Hamas,” kata Juru Bicara Militer Israel Jonathan Conricus, Selasa (11/5) dikutip dari AFP.

Dia mengatakan lokasi yang ditargetkan termasuk fasilitas pembuatan dan penyimpanan senjata, tempat pelatihan dan pangkalan militer di Gaza.

Rumah seorang komandan militan dan “pusat intelijen Hamas” juga menjadi sasaran.

“Menurut perkiraan, kami telah membunuh 15 militan Hamas dan Jihad Islam,” katanya.

Otoritas kesehatan di Gaza menyebutkan jumlah korban tewas akibat serangan udara itu mencapai 22 orang, termasuk sembilan anak-anak.

Namun Conricus mengaku belum dapat mengkonfirmasi atau menyangkal bahwa serangannya menyebabkan korban sipil di jalur itu.

Israel melakukan serangan udara itu sebagai upaya balas dendam setelah Hamas menembakkan ratusan roket ke wilayah mereka.

Serangan itu dilakukan karena Israel tak kunjung menarik pasukannya dari Masjid Al-Aqsa sesuai tenggat waktu yang diberikan Hamas.

Namun, dilansir CNN, serangan roket Hamas ke sejumlah wilayah Israel itu dilaporkan tidak menyebabkan kerusakan apa pun dan juga tidak memakan korban.

Hamas memberi pasukan Israel batas waktu hingga Senin untuk mengosongkan Al-Aqsa, salah satu tempat suci umat Islam.

Tak lama setelah tenggat waktu berakhir, Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di jalur Gaza melepaskan rentetan roket ke arah Israel, termasuk Yerusalem.

Conricus mengatakan lebih dari 200 roket telah ditembakkan dari Gaza sejak Senin, dengan lebih dari 90 persen di antaranya dicegat oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel.

Ketegangan meningkat sejak bentrokan polisi Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem yang melukai ratusan warga Palestina.

Bentrokan di Yerusalem terjadi sejak akhir pekan lalu dipicu keputusan aparat keamanan Israel menutup akses ke Masjid Al-Aqsa. Hal itu menyulut amarah warga Muslim Palestina yang hendak melaksanakan tarawih dan iktikaf di sepuluh malam terakhir Ramadan.

Selain itu, bentrokan juga dipicu keputusan Israel untuk menggusur wilayah permukiman Muslim Palestina di Sheikh Jarrah, timur Yerusalem. Kini Israel memutuskan menunda rencana penggusuran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here