Persmerdeka – Jakarta kembali memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan kembali mengingatkan semua masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan mengenakan masker.

Google pun hari ini ikut mengingatkan semua orang untuk menggunakan masker penutup wajah lewat doodle yang muncul di halaman utama pencarian, Rabu (16/9/2020).

Peringatan ini mendesak semua orang melakukan tindakan pengamanan untuk melindungi diri dan orang lain dari pandemi virus Corona (Covid-19).

Sebelumnya, doodle ini telah muncul pada 5 Agustus dan kehadirannya kembali tampaknya untuk mempertegas pentingnya penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak fisik.

Google Doodle jaga jarak. [Screenshot/Lintang Siltya Utami]

Doodle yang ditampilkan Google memperlihatkan serangkaian huruf “Google” dengan kaki. Masing-masing huruf berdiri saling berjauhan dan mengenakan masker penutup wajah.

“Gunakan masker. Selamatkan nyawa. Karena Covid-19 terus berdampak pada komunitas di seluruh dunia, bantu hentikan penyebaran dengan mengikuti langkah-langkah ini,” tulis Google dalam halaman resminya.

Google pun memberikan tautan yang akan membawa pengguna ke daftar apa saja yang harus dilakukan untuk tindakan pencegahan. 

Selain itu, tautan tersebut juga menampilkan peta negara dari mana pengguna berasal dan jumlah kasus virus Corona yang terkonfirmasi, jumlah kematian, dan jumlah kasus yang sembuh. Halaman tautan tersebut pun menampilkan total kasus secara global.

Halaman tautan itu juga menampilkan situs-situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), UNICEF, hingga situs tepercaya di Indonesia yang memuat artikel tentang virus Corona.

Google telah menyoroti pandemi Covid-19 menjadi topik utama doodle dalam beberapa bulan terakhir. Selama pandemi, perusahaan mesin pencari itu juga telah mendedikasikan doodle untuk sejumlah pahlawan di lini depan yang melawan virus Corona serta perintis cuci tangan Dr. Ignaz Semmelweis, seorang dokter dan ilmuwan Jerman-Hingaria.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here