Fraksi Demokrat Jabar Tegaskan Kelompok KLB Moeldoko Penjahat Demokrasi

0
6
Moeldoko penjahat demokrasi

PersMerdeka.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya menegaskan pihak KLB Ilegal pimpinan Moeldoko yang coba membegal Partai Demokrat adalah penjahat Demokrasi.

Hal tersebut ia ungkapkan mengomentari sebuah vidio yang diunggah oleh Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief tentang proses pemilihan Agus Harimurti Yudhoyono dalam kongres ke-V yang diadakan tahun 2020.

“Indonesia negara hukum dan Partai Politik ada UU yang mengaturnya plus kemandirian internal rumah tangga organisasi,” ungkap Andi Arief dalam akun twitter pribadinya, Rabu (15/9).

Dalam vidio tersebut AHY sebagai calon tunggal dipilih secara aklamasi oleh pemilik suara sah dalam kongres V Partai Demokrat.

“Forumnya sah karena sesuai aturan; yg hadir dan yg menyampaikannya pun absah (legitimated): ber-KTA, jelas posisi dan mandatnya. Berdaulat & bermartabat,” tutur Asep Wahyuwijaya mengomentari vidio tersebut.

Lantas dirinya mengatakan kelompok KLB ilegal yang dipimpin oleh Moeldoko tidak akan mungkin bisa melakukan hal serupa.

“Para begal – penjahat demokrasi – yg bernalar rendah, picik dan tuna adab, bagaimana mungkin bisa melakukan hal serupa,” tukas pria yang akrab disapa Kang AW ini dalam akun twitternya.

Seperti diketahui AHY terpilih secara aklamasi dalam kongres V Partai Demokrat tahun 2020. AHY dicalonkan oleh 34 DPD dan 514 DPC Partai Demokrat se-Indonesia untuk menjadi ketua Umum Partai Demokrat tahun 2020 – 2025.

Dalam kongres ke-V Partai Demokrat yang berlangsung tanggal 15 Maret 2020 tersebut seluruh peserta dan pemilik suara menyetujui AHY disahkan secara aklamasi menjadi ketum Demokrat menggantikan Susilobambang Yudhoyono (AHY) yang sudah habis masa jabatanya.

Berbeda hal dengan apa yang dilakukan oleh Moeldoko yang menyelenggarakan KLB secara Ilegal dengan peserta yang abal-abal. Selain mekanisme KLB yang tidak ditempuh dengan benar, peserta KLB pun tidak memiliki legalitas yang sah sebagai pemilik suara. bahkan peserta KLB tersebut lintas partai dan tidak satu pun peserta memiliki mandat sebagai perwakilan dari pemilik suara sah DPD dan DPC.(JN)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here