DPP Demokrat Siapkan Pendampingan Hukum, Herman Khaeron Yakin Taryadi Tak Terlibat Bentrokan

0
24
dpp siapkan pendampingan hukum taryadi

Persmerdeka.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat akan memberi pendampingan hukum kepada Taryadi yang menjadi tersangka setelah diduga menjadi otak kerusuhan bentrok antar petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Minggu (4/10).

Kepala BPOKK Partai Demokrat Herman Khaeron, mengaku menghargai proses hukum yang berjalan kepada Taryadi. Namun, pihaknya tetap ingin menggunakan azas praduga tak bersalah dalam kasus tersebut.

“Kami menghargai semua proses hukum yang sedang berjalan, dan kami juga menerapkan azas praduga tak bersalah. Karena itu, DPP Partai Demokrat akan memberikan pendampingan hukum kepada saudara Taryadi,” kata Herman, Sabtu (9/10).

Anggota DPR RI dariĀ  Fraksi Partai Demokrat tersebut menyesalkan bentrok antar petani di wilayah HGU PT. RNI (persero) Kabupaten Indramayu yang telah merenggut korban jiwa 2 orang petani tersebut.

Dirinya menuturkan konflik lahan itu telah lama berlangsung. Bahkan selaku anggota Komisi VI DPR, Herman mengaku telah beberapa kali memfasilitasi pertemuan antara Kementerian Kehutanan sebagai pemilik lahan, dan PT RNI (Persero) sebagai pemilik HGU kebun tebu tersebut.

Namun, sayangnya, kedua belah pihak tak kunjung mengambil kesepakatan. Herman menilai Direksi RNI tidak pernah mendudukkan persoalan dengan baik, bahkan kerap menggunakan pendekatan aparat.

“Padahal, jika RNI serius maka konflik pertanahan tersebut pasti bisa diselesaikan dengan baik, sekaligus membangun sinergi saling menguntungkan antara BUMN dan warga sekitar,” katanya.

Ia meminta aparat kepolisian menegakkan hukum dengan adil dan menghindari tindakan represif. Herman pun meminta polisi mengusut penyebab jatuhnya korban dalam bentrok tersebut, dan membebaskan warga yang tak bersalah.

Di sisi lain, ia juga meyakini, Taryadi, yang juga sekaligus pimpinan ormas F-Kamis, tidak terlibat bentrokan. Herman mengaku sudah mengenal Taryadi sejak menjabat kepala desa. Di mata Herman, Taryadi adalah sosok yang aktif membela warga.

“Taryadi selalu menyampaikan bahwa sejarahnya kawasan itu adalah kawasan hutan, dan warga berkeinginan mengembalikanya menjadi kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan masyarakat, karena kehadiran RNI di kawasan itu tidak kunjung memberi kesejahteraan bagi warga sekitar HGU,” tukasnya.

Taryadi yang kini menjadi tersangka adalah anggota DPRD kabupaten Indramayu dari Fraksi Partai Demokrat. Sejak menjadi Kepala Desa, dirinya dikenal sebagai sosok yang selalu membela hak-hak petani. (JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here