Demokrat Ajukan Sebagai Pihak Termohon Judicial Review, Hamdan Zoelva : Gugatan Yusril Aneh

0
2
demokrat minta jadi termohon

PersMerdeka.com – Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedang mengajukan sebagai pihak termohon dalam perkara judicial review AD/ART yang dilayangkan eks empat kadernya.

Hamdan Zoelva yang ditunjuk sebagai kuasa hukum dari Demokrat, mengatakan judicial review AD/ART yang diajukan eks empat kader bersama Yusril Ihza Mahendra selaku kuasa hukum adalah aneh.

Bagi mantan Ketua MK ini, aneh lantaran eks empat kader dan Yusril menjadikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebagai termohon.

“Yang digugat AD/ART Demokrat yang dijadikan termohon menteri. Jadi, aneh bagi saya. Permohonannya dari para pemohon itu, aneh,” kata Hamdan Minggu, 10 Oktober 2021.

Dia pun menanggapi soal lawannya nanti adalah Yusril yang merupakan sahabatnya. Untuk diketahui, Yusril dan Hamdan merupakan tokoh yang membesarkan Partai Bulan Bintang (PBB).

“Nggak, biasa saja. Saya menjadi kuasa hukum Demokrat sebelum ada perkara di MA. Ini hanya perkara lain saja dari perkara yang sudah saya tangani di PTUN. Saya bekerja secara profesional saja,” lanjut eks Ketua Umum PBB tersebut.

Dia mengatakan pengacara di kubu lawan dalam persidangan itu bukan sebagai musuh. Menurutnya, dalam persidangan yang bertarung adalah dalil-dalil hukum. Ia mengaku sudah beberapa kali berhadapan dengan Yusril termasuk saat persidangan Mahkamah Konstitusi (MK)

“Dalam hal berlawanan seperti ini bukan satu kali ini saja, sudah sering kali di Mahkamah Konstitusi walaupun saya tidak secara langsung tapi itu kantor saya. Menurut saya itu biasa,” sebut Hamdan.

Hamdan menekankan dalam perkara AD/ART ini, ia juga akan menjalani secara profesional sebagai advokat. “Dengan pemahaman hukum kita dan integritas kita bekerja dengan baik secara profesional. Siapa pun yang dihadapi, bagi saya sama saja,” ujarnya.

Terkait bila MA tidak setuju Demokrat sebagai pihak termohon, Hamdan menjawabnya. Ia menyampaikan Demokrat pimpinan AHY mesti jadi perhatian MA karena penyusun AD/ART yang dipersoalkan eks empat kader dan Yusril.

“Karena gugatan,permohonan yang aneh itu. Jadi, pihak yang paling signifikan didengarkan keterangannya itu adalah yang membentuk peraturan itu,” tutur Hamdan.

Dia mengatakan hakikat peraturan dalam hukum acara pengujian acara di MA bahwa yang dijadikan termohon adalah pembuat aturan. Maka itu, hal ini diharapkan jadi perhatian MA.

“Ini hal yang sangat penting jadi perhatian untuk penegakan hukum yang baik begitu. Perlu jadi perhatian terutama pada proses MA ini,” ujar pakar hukum tata negara itu.(JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here