Chemical Peeling Bikin Kulit Jadi Tipis?

0
4

Persmerdeka.com – Chemical peeling dikenal sebagai perawatan kecantikan yang bertujuan untuk membuang sel kulit mati dan disebut bisa bikin kulit tipis. Mitos atau fakta ya?

Perawatan ini bisa dikatakan serupa dengan eksfoliasi yang mempercepat proses lepasnya sel kulit mati. Bedanya, chemical peeling menggunakan bahan kimia.

Lantas, benarkah anggapan yang mengatakan jika chemical peeling bisa membuat kulit lebih tipis?

Dokter Aesthetic EMC Plastic Surgery dan Aesthetic Center, Marsella membantah anggapan atau mitos tersebut, dengan syarat chemical peeling dilakukan sesuai prosedur yang tepat.

Baca Juga:
Gerhana Matahari Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan, Mitos atau Fakta?

“Chemical peeling tidak akan membuat kulit lebih tipis, karena chemical peeling adalah salah satu treatment estetik yang bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati,” ujar Marsella dalam Instagram RS. EMC dikutip Persmerdeka.com, Jumat (11/6/2021).

Marsella menjelaskan jika prosedur kecantikan ini, wajib menggunakan bahan yang tepat dan sesuai dengan jenis kulit si pasien.

Mengingat jenis kulit setiap orang berbeda, ada yang berminyak, kulit kering, hingga kombinasi kering dan berminyak, sehingga syarat ini harus sangat diperhatikan sebelum tindakan.

Hal lain yang perlu diingat, secara alami kulit akan membuang satu lapisan terluarnya paling tidak sebulan sekali. Lapisan terluar ini akan terlepas, sehingga ia mati dan harus dibersihkan.

Itulah mengapa kata Marsella sebaiknya, maksimal Chemical Peeling dilakukan sebulan sekali.

Baca Juga:
Kelewat Gabut, Viral Aksi Kocak Istri Bikin Bulu Kaki Suami Jadi Estetik

“Sebaiknya chemical peeling dilakukan saat kulit sedang beregenerasi yaitu 21 hingga 28 hari atau sebulan sekali. Agar sel kulit mati bisa lebih maksimal terangkat dengan baik, sehingga kulit akan tampak lebih bersih dan cerah,” pungkas dokter yang berpraktik di RS EMC Sentul itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here