Cara Licik Mafia Tanah di Jateng, Diduga Palsukan KTP dan Surat Kuasa

0
4

Persmerdeka.com – Bareskrim Mabes Polri kembali melanjutkan gelar perkara dugaan kasus mafia tanah di Jawa Tengah dengan AH sebagai terlapor. Dalam lanjutan gelar perkara pada Rabu, 9 Juni 2021, ditemukan adanya pemalsuan surat kuasa dan KTP yang diduga dilakukan AH.

Pelaku AH dalam aksi culasnya itu menipu korban atas nama Kasmadi terkait jual beli tanah di Kabupaten Kudus. Pun, Kasmadi adalah salah satu dari 15 korban mafia tanah yang diduga dilakukan AH dengan kerugian total sekitar Rp95 miliar. 

“Gelar perkara hari ini menyidangkan laporan Kasmadi sebagai korban penipuan. Indikasinya sangat kuat, karena Kasmadi nggak pernah berikan surat kuasa jual untuk objek tanahnya yang ada di Kudus,” ujar kuasa hukum 15 korban mafia tanah, Lukmanul Hakim di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021.

Dia menjelaskan kejanggalan ini karena nama Kasmadi sudah berganti nama menjadi pelaku. Kata dia, dalam akta jual itu, pelaku sudah menjadikan tiga obyek tanah Kasmadi jadi hipotek salah satu bank di Semarang.

Menurut dia, jadi aneh karena ada surat kuasa. Sementara, Kasmadi tak pernah memberikan surat kuasa jual kepada Agus Hartono. “Jadi, di sini akhirnya Kasmadi melaporkan adanya fakta surat kuasa jual,” sebutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here