Awal Mula Kedekatan Syekh Ali Jaber dengan SBY: Resmi Pindah Warga Negara

0
91

Persmerdeka.com- Tanah air kembali kehilangan sosok ulama besar. Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1) pagi. Kematian pendakwah asal Madinah itu diakibatkan Covid-19. Sebelum meninggal dunia, Syekh Ali Jaber sempat dirawat di Rumah Sakit Yarsi.

Namun, setelah sempat kritis, akhirnya  Syekh Ali Jaber menghembuskan nafas terakhirnya.

Sosok Syekh Ali Jaber mendapatkan tempat di hati banyak umat muslim. Berasal dari Madinah, Syekh Ali Jaber akhirnya resmi mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Syekh Ali Jaber semasa hidup pun menyatakan bahwa status WNI yang diterimanya tersebut bukan sebuah kemuliaan.

Melainkan tanggung jawab besar sebagai seorang warga negara.

Hal tersebut seperti yang pernah diungkapkannya di tayangan YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah pada Rabu (16/9/2020).

Politisi Partai Demokrat, Andi Arief pernah bercerita soal sosok Syekh Ali Jaber. Saat itu istri mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura.

“Saya duduk di ruang tunggu rumah sakit di Singapore saat menengok Ibu Ani. Di depan saya ada yang terus berdoa sambil menanti antrian ke ruang atas bertemu Pak SBY,” tulis Andi Arief di akun Twitternya, Senin (14/9/2020).

Dia menyebutkan orang itu sangat sederhana. Sambi menunggu antrian, Syekh Ali Jaber terus mendoakan Almarhumah.

Diketahui, Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama Syekh Ali Jaber adalah ulama lahir di Madinah, Arab Saudi pada tahun 1976. Almarhum mulai berdakwah di Indonesia pada 2008.

Syekh Ali Jaber sejak kecil sudah mendalami agama, sejak usia 10 tahun sudah mampu menghapal 30 juz Alquran, bahkan di usia 13 tahun, Syekh Ali sudah mendapat kepercayaan untuk menjadi Imam salah satu masjid di kota Madinah.

(yt)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here