AHY Waspadai Manuver Putar Balik Fakta Hukum Kelompok Moeldoko

0
27
AHY meminta kader waspada putar balik fakta hukum moeldoko

PersMerdeka.com – Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyatakan terus waspadai upaya kubu KLB Deli Serdang pimpinan KSP Moeldoko memutar balik fakta hukum dalam dua gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.

Herzaky menyebut manuver itu sudah diingatkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahwa kubu Moeldoko masih berupaya merampas Demokrat.

Dirinya menjelaskan ada dua gugatan yang diajukan oleh Moeldoko Cs ke PTUN Jakarta yang diperkirakan bakal diputuskan dalam bulan Oktober.

“Pertama, Perkara nomor 150 penggugatnya Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun,” kata Herzaky dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/9).

Dalam gugatan tersebut, Moeldoko dan Jhoni Allen meminta agar Majelis Hakim PTUN membatalkan keputusan Menkumham 31 Maret 2021 yang menolak pendaftaran hasil KLB abal-abal di Deli Serdang.

“Mereka juga meminta agar Majelis Hakim untuk memerintahkan Menkumham mengesahkan hasil KLB abal-abal tersebut. Ini upaya ‘begal politik’ yang melecehkan hukum dan demokrasi,” ucap Herzaky.

Kedua, lanjut Herzaky, yaitu perkara nomor 154 yang diajukan oleh 3 mantan kader Demokrat yang terafiliasi dengan KLB Deli Serdang.

“Mereka menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan TUN membatalkan dua SK Menkumham terkait hasil Kongres Kelima PD 2020 yang telah dikeluarkan lebih dari setahun yang lalu,” ucapnya.

Herzaky menegaskan upaya mantan kader Demokrat menggugat SK Kongres Kelima Partai Demokrat sudah kedaluwarsa.

“Kalaupun mau gugat, harus 90 hari, atau tiga bulan sebelumnya. Hal ini jelas diatur dalam hukum di negara kita,” tegasnya.

Namun Politisi Partai Demokrat ini meyakini majelis hakim PTUN Jakarta akan tegak lurus dalam menegakkan kepastian hukum dan keadilan demi terjaganya demokrasi di negeri ini.

“Dikomandoi Hamdan Zoelva (mantan ketua MK, red), tim hukum kami telah menyiapkan ratusan bukti tertulis, saksi fakta, dan saksi ahli untuk agenda persidangan hari Kamis, 16 dan 23 September ini,” tukas Herzaky.

Sebelumnya AHY dalam perayaan HUT ke-20 Demokrat telah mewanti-wanti kadernya soal upaya kubu KLB merampas parpol yang dia pimpin.

“Para perusak demokrasi masih berupaya menggugat dan membatalkan keputusan pemerintah melalui jalur PTUN termasuk kemungkinan judicial review melalui Mahkamah Agung,” ungkap AHY pada Kamis (9/9) lalu.

AHY menegaskan meskipun Partai Demokrat punya segala bukti yang kuat untuk mematahkan gugatan kubu Moeldoko, dia tetap meminta seluruh Kader dan para pejuang demokrasi untuk tetap waspada.(JN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here